Langsung ke konten utama

DENIM

           
                                    

Fade Friday - Samurai S5000S 21 Oz. (4 Months, 1 Soak, 0 Washes) | Raw denim,  Raw denim jeans, Denim fashion
Sumber: Pinterest

Manusia tidak pernah luput dari perkembangan zaman dalam memilih gaya hidup. Terkadang beberapa ada yang masih terjebak dengan gaya hidup di zaman yang sudah berlalu atau mengikuti gaya hidup di setiap zamannya. Akan tetapi, pemakaian denim menjadi gaya hidup yang tak lekang oleh waktu. Dari yang tua sampai muda, denim menjadi salah satu prioritas dalam berpakaian formal maupun non-formal.

Denim tidak hanya sekedar dipakai saja, denim pun bisa menjadi ikon bagi kelompok dalam suatu pergerakan. Pada tahun 1963, denim dijadikan sebagai bentuk perlawanan bagi seorang penulis dan aktivis gerakan sipil asal Amerika Serikat, Anne Moody dan Study Nonviolent Coordinating Committee (SNCC) gerakan anti rasisme yang digagas para mahasiswi kulit hitam untuk melawan segregasi di Amerika Serikat. Awalnya, kain denim hanya dipakai oleh para budak di Amerika Serikat sebagai busana pembeda dengan tuannya. Anggota SNCC yang mayoritas dari kalangan menengah ke atas, tidak dididik untuk menggunakan denim karena ketidaksetaraan nasib dengan para budak. Tetapi mereka tidak peduli dengan aturan tersebut, karena mereka meyakini bahwa pemakaian denim adalah busana yang paling layak jadi seragam perjuangan.

Setelah perang dunia II, denim bukan hanya sekedar fashion, melainkan sebuah penolakan terhadap perbedaan kelas. Salah satu merk denim ternama yaitu Levi’s, mengeluarkan propaganda “Right Jeans For School”sebagai bentuk perlawanan terhadap kesan negatif pada penggunaan denim.

Denim bukan hanya sekedar dipakai, namun ada hal-hal yang melatar belakangi penggunaan denim lebih dari sebuah pakaian. Menurut Miller dan Shopie (2012) menjelaskan dua filosofi dalam pemakaian denim. Denim dalam kehidupan merupakan titik dalam hidup ketika tidak peduli dengan cara dan aturan pakaian, sehingga denim merupakan pakaian yang sempurna untuk berjalan apa adanya. Denim dalam kenyamanan jauh lebih dari sekedar rasa terhadap sebuah bahan yang digunakan, namun sebagai pengalaman fisik antara pakaian dan tubuh.

Lumberjack | Mens fashion rugged, Hipster mens fashion, Country mens fashion
Sumber: Pinterest


 Pemakaian denim memang tidak lekang oleh waktu bagi kalangan tua sampai yang muda. Denim pun bisa dicocokkan dengan gaya berpakaian apapun sesuai selera si pengguna, seperti The Lumberjack Style yang kembali terkenal dan digunakan untuk ­style dalam pemakaian denim. The Lumberjack merupakan style yang terinspirasi dari penebang pohon yang berada di negara Amerika Serikat. Perpaduan kameja berbahan flanel, denim, dan sepatu boots menunjukan sisi maskulinitas bagi si pengguna dan memberikan nilai eksklusif dalam pemakaian denim.

Peminat denim cukup melonjak karena pengguna denim bukan hanya untuk bergaya tetapi denim bisa menjadi karya seni. Seiring berjalannya waktu, pemakaian denim akan menghasilkan lipatan-lipatan di paha (whiskers), belakang lutut (honeycombs), juga pudarnya warna biru dari tanaman indigofera pada denim yang mengikuti bentuk kaki pemakainya. Hasil inilah yang disebut Fading. Setiap Fading pada denim akan berbeda-beda sesuai dengan bagaimana si pemakai melakukan aktivitas sehari-hari.

Pemakaian denim di Indonesia berkembang pesat beberapa tahun terakhir setelah dinaungi oleh forum denim terbesar se-Asia Tenggara yaitu ”Darahkubiru”. Darahkubiru sudah mewadahi para pembisnis denim dari pasar lokal hingga pasar internasional.

Komentar

Kalian perlu tahu

Cara Terbaik Memaksimalkan Efek Fading pada Denim

  Sumber: Denim Enthusiast Group Line Denim heads pasti sudah tidak asing dengan kata" fading ". Singkatnya fading adalah perubahan warna biru dari tanaman indigofera pada denim di bagian-bagian tertentu. Menurut Darahkubiru.com, situs tentang denim lifestyle, hal ini ada benarnya, karena fading pada dasarnya terjadi karena adanya gesekan pada bagian-bagian tertentu pada jeans yang mengakibatkan indigo terlepas dari jeans. Proses fading pada denim terbilang cukup lama sehingga butuh waktu berbulan-bulan dan konsisten dalam pemakaian denim. Selain terbentuk karena proses pemakaian, fading pada denim sebenarnya sangat dipengaruhi oleh cara pencucian yang diterapkan. Asal tahu teknik dan cara yang benar, dapat dipastikan efek fading pada denim yang terbentuk akan terlihat cantik/keren saat dipandang. Itulah menjadikan fading adalah sebuah seni dalam pemakaian denim. Mau tahu bagaimana cara terbaik untuk memaksimalkan efek fading pada denim? Berikut lima cara menghasilk...

Karya Tulis Ilmiah Analisis Sejarah Sastra

CINTA DAN ALAM DALAM PUISI SOE HOK GIE YANG BERJUDUL CAHAYA BULAN: TINJAUAN STRUKTURALISME SASTRA Arif Syamsul Ma’Arif, 185030086, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan, Bandung, 2018 Email: arifanami26@gmail.com Abstrak Di tengah berbagai puisi tentang nasionalisme, Gie juga dihadapkan pada situasi yang dinamakan cinta kepada perempuan, meskipun kisah percintaan Gie dapat dikatakakan tragis. Kisah cinta Gie juga dapat disandingkan dengan kecintaannya terhadap alam, khususnya lembah Mandalawangi. Dalam puisi “Cahaya Bulan” karya Soe Hok Gie tersebut membahas tentang cintanya terhadap alam akan keindahan lembah Mandalawangi di gunung Pangrango dan perempuan . Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan strukturalisme karena puisi ini membahas tentang struktur yang ada dalam karya sastra itu sendiri. Oleh karena itu penulis akan memaparkan puisi “Cahaya Bulan” karya Soe Hok Gie. Kata k...

Gaya Bahasa dalam Lirik Lagu Polka Wars: Bunga (Kajian Semantik)

Bahasa menjadi salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan pada manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi yang memudahkan untuk berinteraksi antara satu sama lain. Bahasa menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer; digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri. Sedangkan Chaer (2002:30) berpendapat bahwa bahasa adalah alat verbal yang digunakan untuk berkomunikasi. Bahasa seseorang mencerminkan pikirannya – semakin terampil seseorang berbahasa, semakin cerah dan jelas jalan pikirannya. Selain sebagai alat komunikasi, bahasa juga sebagai alat untuk mengekspresikan jiwa, perasaan, gagasan, ide, dan emosi manusia. Biasanya, cara manusia untuk menyampaikan perasaan akan menggunakan kata-kata yang indah seperti puisi, syair, hingga lagu. Lagu menurut KBBI adalah ragam suara yang berirama (dalam bercakap, bernyanyi, membaca, dsb) yang diiringi oleh instru...